Mensiasati Sindrom Minta Gendong


Mengapa anak Anda ingin digendong (kemana-mana) ketika dia dulu senang berjalan - dan bagaimana Anda dapat mendorongnya untuk berdiri dengan kedua kakinya?.

Di sekitar usia 2 (saat berjalan bukan lagi hal baru), anak-anak sering berbalik dan ingin digendong… sering. Plus, sudah umum bagi anak-anak untuk terbelah antara dorongan pribadi mereka dan keinginan mereka yang sangat kuat untuk terikat (secara harfiah) dengan orang tua mereka.

 FOTO

Apa yang perlu Anda ketahui:

Jika Anda pernah melihat balita menjatuhkan diri di tengah mal dan benar-benar menolak untuk mengalah kecuali digendong, Anda tahu tidak banyak yang dapat Anda lakukan untuk membuat anak kecil berjalan ketika dia bertekad untuk tidak melakukannya. Tetap saja, ada beberapa trik yang bisa Anda coba.

 

Apa yang harus dilakukan :

  • Alihkan, alihkan, alihkan perhatiannya. Jadikan berjalan menyenangkan - mainkan permainan ("Bisakah kamu melompati semua celah di trotoar?"), Tunjukkan pemandangan yang menarik ("Lihatlah semut yang membawa gula itu") atau nyanyikan lagu sambil jalan.

  • Buat balita Anda merasa penting. Minta dia untuk menjadi asisten Anda saat menjalankan tugas (dia bisa membawa daftar belanja tambahan atau memegang hasil belanja). Anda juga bisa membiarkannya memakai ransel (atau membawa tasnya) seperti gadis besar.

  • Berikan kontak mata. Kadang-kadang anak kecil frustrasi berjalan karena yang mereka lihat hanyalah lutut orang. Sesekali, membungkuklah ke levelnya untuk menyapa atau memeluknya.

  • Jangan terburu-buru. Ingatlah bahwa kaki balita Anda (yang jauh) lebih pendek membutuhkan lebih banyak waktu untuk berjalan dengan jarak yang sama dengan Anda. Dia juga jauh lebih cepat lelah, jadi pertahankan jalan-jalan singkat dan siapkan rencana cadangan.

  • Lewati omelan. Jangan memarahi anak Anda jika dia berakhir di kereta dorong atau lengan Anda. Dan jika dia berhasil dengan kedua kakinya sendiri, puji dia karena bekerja sama dan bertindak seperti orang dewasa.

 

Sumber