Tahap Perkembangan Anak Usia Dini

 Tahap Perkembangan Anak Usia Dini
Tahap Perkembangan Anak Usia Dini

Anak mempunyai ciri khusus yaitu cepat tumbuh dan berkembang dibandingkan pada saat  sudah dewasa, sehingga di fase ini tumbuh kembang anak sangat penting untuk diperhatikan, karena merupakan masa-masa keemasan yang sangat penting untuk dioptimalkan, fase ini pembentukan system saraf secara mendasar sudah terjadi. Dan terjadi hubungan antara sel-sel saraf. Kuantitas dan kualitas sambungan ini menentukan kecerdasan balita.


Masa keemasan anak itu harus diperhatikan karena masa keemasan ini adalah sebagai pondasi dari perkembangan dan pertumbuhan.


Tumbuh kembang anak pada saat berumur 0-5 tahun adalah masa di mana anak pada masa kritisnya, karena merupakan masa perkembangan otak.


Kami coba klasifikasikan ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak secara umum di usia keemasannya.


 Ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak usia 0-3 bulan:


1.    Mulai tersenyum dan melihat orang-orang dan benda disekitar.


2.    Lebih tertarik melihat wajah dan warna-warna yang cerah.


3.    Mendengarkan suara yang mereka buat sendiri.


4.    Mulai mencoba untuk menggapai dan menemukan tangan dan kaki.


5.    Dapat mengangkat kepala ketika tengkurap.


6.    Menangis akan segala sesuatu, tapi merasa nyaman ketika kita memegang dan menghiburnya.


Ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak usia 4-6 bulan:


1.    Senyum dan tertawa, dan menirukan suara yang didengarnya.


2.    Mulai mempelajari tentang tubuhnya, mejelajahi tangan dan kaki, merasakan kalau tangan dan kakinya bagian dari dirinya.


3.    Bisa duduk ketika ditopang, seperti duduk di sofa atau di kursi.


4.    Suka untuk berguling, menggeserkan badannya dan melambungkan badannya.


5.    Dapat memegang sesuatu tanpa menggunakan ibu jari. Suka memasukan barang ke mulut, jadi kita harus menjauhkan barang-barang kecil dari jangkauan.


Ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak usia 7-12 bulan:


1.       Mulai berpikir kalau dia sudah besar, memulai langkah pertamanya.


2.       Menyukai musik anak-anak, bergerak mengikuti alunan musik.


3.       Bermain pemainan ringan seperti ciluk ba, melambaikan tangan.


4.       Sudah mengerti namanya sendiri.


5.       Mengucapkan kata-kata pertamanya, walaupun belum terlalu jelas.


6.       Suka bereksplorasi dan memukul-mukul barang.


7.       Dapat mencari mainan yang disembunyikan dan menaruh barang dalam kontainer.


8.       Dapat duduk sendiri.


9.       Mulai merayap dan dapat berdiri sendiri dan mencoba untuk berjalan.


Ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak usia 1-2 tahun:


1.       Sudah berbicara sedikit dan mengerti kata-kata dan ide-ide.


2.       Menyukai cerita-cerita, bermain pura-pura, dan menduduki mainan.


3.       Dapat berjalan, memanjat tangga dan berlari.


4.       Suka mencoret-coret, menulis dan membaca buku, kurang lebih tahu 50 kata.


5.       Bisa menggunakan sendok atau garpu dengan baik, walaupun masih butuh sedikit bantuan.


6.       Bangga terhadap sesuatu dia dapat melakukan dan dapat menyelesaikan masalah yang sederhana.


7.       Memiliki beberapa teman dan mulai membuat kepercayaan.


Ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak usia 2- 3 ½ tahun:


1.       Suka mempelajari hal baru.


2.       Menambah kosakata baru secara teratur. Mengulangi kata-kata yang kita katakan atau dari TV.


3.       Berlarian.


4.       Menyikat gigi (dengan bantuan) dan mencuci tangan serta wajah.


5.       Mudah kesal.


6.       Lebih mandiri, tapi tetap masih ketergantungan dengan kita.


7.       Dapat membuat lingkaran, menyebut warna, dan memakai baju.


Ciri-ciri khusus tumbuh kembang anak usia 3 ½-5tahun:


1.       Memiliki rentang perhatian yang lebih panjang.


2.       Bertingkah konyol, ramai dan kemungkinan memakai bahasa yang kurang baik.


3.       Banyak pertanyaan.


4.       Senang bemain dengan teman-teman.


5.       Kadang senang berbagi.


Ciri-ciri di atas adalah beberapa hal dari sekian banyak yang belum terangkum dalam artikel ini, yang mungkin orang tua wajib untuk mengetahuinya, agar dapat mengontrol, mengawasi, memberikan stimulasi kepada anak-anak di masa keemasannya. -RAP-


Source: https://www.ccrcca.org, https://psyline.id


 


 


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar