Perlukah Khawatir Bila Anak Speech Delay


Pertumbuhan Si Kecil pasti jadi prioritas buat orang tua. Termasuk keahlian berbahasa yang mulai tumbuh sejak umur satu tahun ke atas. Perlukah khawatir bila anak mengalami speech delay?

 

Bersamaan dengan pertumbuhan usia, anak bakal mulai cerewet di umur 2 tahun. Selaku orang tua, normal bila Bunda merasa takut luar biasa kala anak belum mudah bicara, apalagi dikala telah berusia lebih dari 2 tahun.

 

Terlebih bila teman- teman sebayanya telah pintar mengoceh. Apakah itu tanda- tanda Si Kecil alami speech delay atau keterlambatan bicara? Sebetulnya tidak terdapat patokan umur, sebab tiap anak memiliki tahapan pertumbuhan yang berbeda- beda. Tetapi, kapan hendaknya orang tua waspada?

 

Ahli Speech Pathologist dari Cincinnati Childrens Hospital MedicalCenter, Katrina Zeit menilai interaksi sosial merupakan fondasi dasar dari pertumbuhan literasi serta bahasa anak.

 

" Dikala anak tidak mencermati orang lain, tidak merespons terhadap suara, musik, ataupun mainan yang bergerak, itu bisa jadi tanda- tanda terdapatnya speech delay,"

 

Berikut adalah hal yang harus diperhatikan oleh orang tua, apabila dalam salah satu aspek ini mengalami masalah atau tidak sesuai, maka bisa jadi anak anda mengalami speech delay.

 

Kosakata Bertambah

 

Di umur 1 tahun, idealnya anak telah dapat mengatakan kata pertamanya. Kata- kata tersebut bakal meningkat bersamaan dengan pertambahan umur. Perihal ini karna kosakata nya yang terus menjadi kaya.

 

Dikala memasuki umur 2 tahun, Si Kecil paling tidak dapat mengucapkan bahkan sampai 50 kata. Tidak hanya itu, ia juga mulai belajar untuk menyatukan 2 kata menjadi 1 kalimat, seperti Mama berangkat, ingin makan, dan lain sebagainya.

 

Dapat Mengutarakan Perasaan

 

Anak umur 2 tahun sudah sanggup untuk mengutarakan perasaan mereka melalui bahasa. Disaat ada yang tidak nyaman, ia bakal bicara dengan orang di sekitar, baik Ayah, Bunda, ataupun anggota keluarga yang lain. Orang tua juga akan dengan gampang paham maksud Si Kecil. Apa yang tengah dirasa, dan apa yang membuat mereka merasa demikian

 

Dapat Mengikuti Instruksi Sederhana

 

Bunda, pada rentang umur 12 sampai 18 bulan, bayi semestinya sudah mulai menguasai instruksi sederhana. Misalnya dikala diminta buat menunjukkan bagian badan tertentu, seperti kuping ataupun hidung. Sehingga Si Kecil dapat langsung menunjuk bagian badan tersebut. Tidak hanya itu, anak juga mulai paham maksud kata tidak maupun tidak boleh.


Speech delay bisa terjadi kepada siapa saja, tapi alangkah baiknya ayah dan bunda memperhatikan tanda-tanda atau kebiasaan anak saat di usia dibawah 1 tahun untuk mencegah Speech delay atau mengetahui apabila anak mengalami Speech delay.