TERAPI BERKUDA DAN MANFAATNYA


Photo by Alexander Dummer from Pexels


TERAPI BERKUDA.- Autisme merupakan permasalahan sikap yang menggambarkan perwujudan dari terdapatnya kelainan dalam pertumbuhan otak. Sebab itu, seorang anak dengan autisme membutuhkan pengobatan supaya mereka bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

 

Suatu pengobatan dilakukan untuk membetulkan tampilan sikap ataupun proses berpikir dari seorang anak dengan autisme. Mengubahnya pasti dengan metode menghindarkan suatu yang bisa merangsang kecemasan ataupun munculnya sikap yang tidak umum.

 

Pertama, hippotherapy, yang ialah bagian dari fisioterapi( terapi fisik). Pada pengobatan ini, anak autis yang melaksanakan latihan berkuda berada di bawah pengawasan dokter spesialis rehabilitasi medik.

 

Kedua, therapeutic riding alias terapi berkuda. Pengobatan ini ialah bagian dari tamasya yang berguna untuk anak- anak berkebutuhan spesial. Tetapi, dalam pelaksanaannya, pengobatan ini mesti berada di bawah pengawasan pelatih yang berpengalaman dalam bekerja dengan anak- anak berkebutuhan spesial.

 

Berkuda juga merupakan salah satu kegiatan yang mengasyikkan, sebab kita dapat melaksanakannya selaku berolahraga maupun selaku aktivitas tamasya saja.

Mengendarai kuda juga mampu meningkatkan kesehatan serta kebugaran badan kita.

 

Fisik yang kuat juga wajib dibutuhkan oleh seorang pekuda. Terlebih ia juga wajib mengendalikan kuda. Salah sedikit saja, ia dapat terlempar jatuh dari kuda

 

Oleh karena itu berkuda mempunyai banyak manfaat, diantaranya :

 

1. Melatih Guna Motorik Tubuh

 

Pada umumnya, berkuda melatih nyaris seluruh otot- otot badan untuk bergerak, sehingga baik untuk kesehatan sistem peredaran darah( kardiovaskular).

 

Menunggang kuda juga menunjang meningkatkan keseimbangan serta koordinasi antara bagian- bagian badan, sehingga bisa melatih peranan motorik penunggang kuda.

 

2. Memantapkan Otot Panggul Sampai Paha

 

Langkah- langkah kuda yang berirama membuat penunggang kuda wajib menyesuaikan posisi duduknya, sehingga otot panggul serta postural secara aktif bakal bekerja, dan menguatkan tulang belakang. Pada kecepatan tinggi, otot paha depan serta otot paha belakang pula bakal lebih aktif.

 

Tidak hanya itu, penunggang kuda yang berpengalaman bakal lebih peka terhadap lingkungan, kewaspadaannya tumbuh serta dapat menguasai dan menanggulangi situsi darurat dengan lebih baik.

 

3. Mengurangi Tekanan pikiran serta Meningkatkan Rasa Percaya Diri

 

Tidak hanya mempunyai khasiat dalam kesehatan fisik, berkuda juga mempengaruhi dalam kesehatan mental untuk penunggang, yakni bisa mengurangi tekanan pikiran, dan meningkatkan rasa percaya diri serta kepercayaan kepada pihak lain.

 

Berkuda sangat menolong dalam mengurangi tekanan pikiran, sebab langkah kaki kuda yang berirama serta penunggang yang serasa pinggulnya berayun di atas pelana menyebabkan relaksasi untuk penunggang kuda.

 

Tiap penunggang kuda juga diwajibkan mempunyai keyakinan diri yang besar, karena apabila sedikit saja ragu bakal memunculkan bahaya, seperti terjatuh dari kuda. Dengan ini tiap penunggang kuda hendak dibiasakan untuk berani serta yakin pada kemampuannya sendiri.

 

Untuk pendatang baru, berkuda pastinya wajib didampingi oleh pelatih ataupun orang yang telah mahir berkuda. Situasi ini menjadikan seorang yang belajar berkuda diwajibkan percaya dengan pelatih serta menjajaki seluruh arahannya, sehingga tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan.

 

4. Mengajarkan Keberanian

 

Tingkatan keberanian orang pasti berbeda dalam menghadapi kuda. Ada yang khawatir, biasa saja, ada yang sangat berani, serta ada pula yang bersemangat melihat, tetapi cemas menungganginya.

 

Kebiasaan yang terus dilatih dalam menghadapi kuda, memberikan imbas positif, yakni tumbuhnya rasa keberanian.

 

5. Mengajarkan Kerja Tim (Team Work)

 

Dalam berkuda, terdapat 2 pihak yang silih bekerja sama untuk bersama bergerak menuju suatu tempat. Tiap- tiap pihak memiliki kedudukan, sama- sama mengisi, terdapat kompensasi yang mesti diberikan tiap- tiap pihak.

 

Kerja tim, menyelaraskan gerak dengan pihak lain untuk menggapai tujuan, terbinanya pengertian, serta sama- sama mengisi. Dalam team work terdapat ketentuan yang wajib ditaati. Keluar aturan, mampu merugikan diri sendiri serta pihak lain. Dalam berkuda terdapat ketentuan metode menunggangi yang bila tidak ditaati dapat menyebabkan sang penunggang jatuh.



SUMBER: DARI BERBAGAI SUMBER