Jadilah Orang Tua Berparadigma Bertanggung Jawab


Photo by Ksenia Chernaya from Pexels

‘Tanggung Jawab’ adalah kata yang sangat berat bagi yang mendengarnya, tidak terkecuali bagi orang tua diluar sana yang memiliki anak.

 

Para orang tua dengan paradigma ‘bertanggung jawab’ juga pasti akan marah dan kecewa ketika mengetahui anaknya melakukan kesalahan, tetapi dia sadar bahwa mencari kesalahan dan menyalahkan anaknya mungkin tidak akan membantunya untuk meraih tujuan agar anak patuh kepada orang tua dan tidak melakukan kesalahan yang merugikan bagi dirinya.

 

Para orang tua ini akan bertanya: “tindakan apa yang sudah saya lakukan hingga dia berbuat seperti itu?” “bagaimana cara mengubah pendekatan saya sehingga dia mau patuh kepada saya?”

 

Orang tua yang bertanggung jawab mengakui dia cenderung selalu mengkritik anaknya. Dia juga mengakui tidak berusaha untuk mendengarkan anaknya atau tertarik pada apa yang dilakukan anaknya. Orang tua ini meninjau ulang situasi dan menyadari, bahwa ia selalu mengkritiknya anaknya.

 

Tentu saja anaknya tidak patuh kepadanya, dia lebih suka bersama teman-temannya yang membuat dia merasa lebih diterima, lebih penting, dan lebih dihargai.

 

Orang tua ini menyimpulkan , ‘kurangnya saling pengertian dengan anak juga mungkin menyebabkan dia tidak patuh kepada saya’.

Orang tua yang ‘bertanggung jawab’ kemudian memutuskan untuk mengubah sikap terhadap anaknya dan berkomunikasi dengan cara yang berbeda.

 

Dia memutuskan untuk mendengarkan anaknya dengan jujur dan menghargai dunia mereka. Dia mulai fokus untuk mendukung dan mendorong anaknya untuk melakukan hal yang anak sukai selama itu baik bagi anaknya.

 

Maka, anak menjadi lebih  senang bersama orang tua dan lebih bersedia bekerja sama ketika diminta. Jika dia diberi nasihat , dia lebih terbuka untuk ‘mendengarkan’ dan menghargai pendapat orang tuanya karena orang tua juga menghargai dirinya.

 

Hasilnya keyakinan diri sang anak akan tinggi dan tidak mudah dipengaruhi secara negatif oleh lingkungan maupun teman-temannya.


 

Sumber: Buku Membentuk Anak Menjadi seorang PEMENANG dan GENIUS

Penerbit ELEX MEDIA KOMPUTINDO